Sejarah Tidak Relevan untuk Hari Ini? Sebuah Refleksi dari Essay LPDP S3
Oktober 2013, sore itu nyaris seperti sore-sore yang lain menjelang akhir pekan, saya menuju bergegas ke terminal untuk pulang ke kampung halaman di Mayong Jepara. Beruntung masih ada kursi kosong, saya kemudian duduk sembari sedikit mengatur alur napas sehabis berlari mengejar bus ukuran tiga perempat tujuan Semarang-Jepara yang hampir berangkat. “Dari mana, mbak? Kuliah atau …
Sejarah Tidak Relevan untuk Hari Ini? Sebuah Refleksi dari Essay LPDP S3 Read More »




